Kain Negeri Show

Kain Negeri
presents
Stella Rissa, Yongki Budisutisna, Andreas Odang, Carmanita, Liliana Lim, Ghea Panggabean

JFFF berdedikasi mengembangkan industri mode Indonesia melalui kemitraan, kerjasama, maupun kolaborasi dengan para insan dan instansi mode Tanah Air. Salah satunya adalah kerjasama eksklusif antara JFFF dengan IPMI yang melahirkan label `Kain Negeri`, menampilkan presentasi rancangan busana terbaru para desainer IPMI bernapaskan restorasi budaya dalam tampilan modern.

Stella Rissa
Sukses meraih penghargaan murid terbaik di tahun 2006, Stella Rissa dikenal sebagai pribadi yang kreatif, disiplin, dan bertalenta. Pada tahun 2008, Stella Rissa meluncurkan label eponimnya, STELLARISSA, dengan karakteristik kuat yang selalu mengedepankan siluet natural wanita melalui karya-karyanya. 

Yongki Budisutisna
Di tengah tren mode yang sedang banyak diminati orang, Yongki Budisutisna adalah salah satu desainer yang dikenal mampu keluar dari mainstream dan menciptakan tren tersendiri dengan keberanian dalam mengeksplorasi karyanya. Lembaga Pengajaran Tata Busana Susan Budihardjo merupakan titik awal karier Yongki sebelum memutuskan menjadi seorang desainer profesional Indonesia. 

Andreas OdangSetelah berkarier dua tahun sebagai jurnalis gaya hidup, Andreas berpindah jalur sebagai asisten desainer Indonesia ternama, kemudian mengambil studi di Istituto Marangoni Milan selama tujuh bulan. Sebagai desainer yang mengutamakan estetika klasik, lini busananya
ditujukan untuk setiap wanita yang ingin tampil cantik, elegan, dan juga glamor. 

Carmanita
Koleksinya menggunakan bahan kain Batik buatan tangan yang memang menjadi ciri khas wanita yang sangat mencintai Batik ini. Koleksi-koleksinya juga memadukan bahan-bahan seperti kain lycra dan sutra, memberikan pilihan rancangan bagi pecinta fashion yang hadir. 

Liliana Lim
Desainer yang lahir pada tanggal 23 Desember ini telah memulai kiprahnya di dunia fashion sejak 1994. Kepiawaian Liliana dalam merancang gaun bertekstur lembut seperti chiffon dengan teknik twisted dan drapery sudah tidak perlu diragukan lagi, sehingga mampu menghasilkan gaun yang tampil sederhana, elegan, dan klasik serta membuat koleksi rancangan Liliana dapat dipakai sepanjang masa.

Ghea Panggabean
Memiliki latar belakang pendidikan di Lucie Clayton College of Dressmaking & Fashion Design, London pada tahun 1976 – 1978 dilanjutkan dengan Chelsea Academy of Fashion, London pada tahun 1979, lini busana Ghea dikenal dengan gaya khas rancangannya sebagai ethnic with a modern touch.

20 April 2017 | pk. 18.30 WIB | Ballroom Harris Hotel & Conventions Kelapa Gading