Flores Tanahku by Itang Yunasz

PRESS RELEASE

ITANG YUNASZ:
FLORES TANAHKU


Di acara Jakarta Fashion & Food Festival (JF3) yang ke 14, Itang Yunasz bersama Anniesa Hasibuan & Oki Setiana Dewi mengadakan fashion show dengan tema The Beauty of Hijab pada Sabtu, 22 April 2017 Di Ballroom Hotel Harris Kelapa Gading, Jakarta Utara. Keindahan wastra nusantara selalu menarik hati desainer senior Indonesia, Itang Yunasz. Salah satunya adalah tenun asal dari Flores.

“Tenun Flores bisa dibilang masih sangat murni dalam pengerjaannya. Mulai dari proses memintal benang, pewarnaan hingga menenun, semua masih dilakukan dengan teknik yang turun temurun yang diperoleh dari leluhur mereka,” ujarnya. Maka menurut desainer yang sudah 35 tahun berkiprah ini, kain hasil tenunan mereka memiliki motif yang khas, warna yang unik karena mereka menggunakan pewarna alam, dan juga memiliki tekstur khas tenunan tangan yang sedikit tebal dan terkadang permukaannya tidak sehalus lain biasa. “Tapi justru itulah daya tariknya. Motif tradisional disertai sentuhan warna yang dihasilkan dari pewarna alam, sangat khas dan indah. Inilah yang ingin saya dokumentasikan dalam karya saya yang bertajuk Flores Tanahku dengan label Itang Yunasz” ia menjelaskan.

Lebih lanjut Itang juga menceritakan, bahwa kain asli tenun memiliki kendala jika ingin digunakan untuk koleksi ready to wear, khususnya dengan kapasitas dan kecepatan produksi label Itang Yunasz Premium. “Ya bayangkan saja, tenun adalah karya yang dikerjakan helai per helai dan membutuhkan waktu bulanan untuk menyelesaikan sehelainya, belum lagi harganya yang relatif mahal dan warnanya yang tidak konsisten. Keterbatasan ini justru membuat tidak banyak yang dapat menikmati keindahan dari tanah Flores ini.”

“Jika masuk ke dunia ready to wear yang berskala besar, kita harus berkompromi untuk dapat diproduksi banyak, salah satunya dengan menggunakan teknologi digital print untuk memindahkan motif dan warna secara tepat ke dalam ribuan meter helai kain dalam waktu singkat.” Walau pun tentu saja ini bukan tenun asli, lanjutnya, namun nilai lebihnya ada pada motif dan warna asli yang terdokumentasikan dengan cantik pada helai kain yang bisa diolah dengan lebih leluasa, katanya.

Sebanyak 20 looks bergaya Bohemian Etnic dipersembahkan Itang Yunasz dalam koleksinya yang bertajuk Flores Tanahku. Dengan menggunakan material chiffon, crepe, linen, dan satin berbagai kaftan, gamis, blouse, tunik, outer dan pants dihadirkan dalam palet warna alam seperti biru, coklat, dan merah. Sentuhan kantung di beberapa tempat dihadirkan untuk sentuhan gaya Bohemian Etnic. “Beberapa looks saya padukan dengan helai tenun yang asli. Sehingga aura keseluruhan koleksi akan lebih terasa kental.”

Koleksi ini dihadirkan untuk memasuki bulan Ramadhan dengan dilengkapi berbagai pilihan selendang dalam palet warna senada.


Informasi lebih lanjut, hubungi:

Yan Parikesit : 087.886545.024

Alamat : ITANG YUNASZ
JL. KPBD No. 18 Kebayoran Lama, Jakarta Barat 11560

Website : www.itangsz.com
Facebook: ItangYunasz Trend
Twitter: @itangsz_fashion
Instagram: @ITANGYUNASZ