Begini Tren Gaun Malam 2017 Versi Desainer Malik Moestaram

JawaPos.com - Gaun malam (Night Gown) menjadi persembahan karya enam desainer yang tergabung dalam Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI) di ajang Jakarta Fashion and Food Festival (JFFF) 2017.

Hingga kini gaun malam masih populer bagi kaum hawa untuk menghadiri berbagai macam pesta. Bagi desainer Malik Moestaram, tren gaun malam 2017 lebih memainkan unsur sederhana dan tidak begitu mencolok.

Dirinya pun menampilkan warna-warna teduh bukan warna-warna terang. Misalnya rose gold, gold, hitam, dan warna dasar lainnya. "Tren 2017 lebih simple, material yang lebih ditonjolkan lebih sederhana," kata Malik di sela-sela konferensi pers JFFF 2017 di Hotel Harris, Kelapa Gading, Minggu malam (23/4).

Para desainer perancang gaun malam lebih bermaim dengan aplikasi. Warna yang digunakan juga lebih pastel dengan nuansa gold. Untuk gaun malam, kata Malik, para desainer tidak menggunakan kain nusantara karena murni untuk perayaan pesta. "Kami di ajang ini enggak mengeluarkan kain nusantara. Karena kami mencoba ke gaun-gaun pesta," jelasnya.

Menurutnya banyak wanita sekarang kebingungan saat hendak pergi ke pesta yang sedikit mewah. Momen itu tentu tidal mungkin jika memakai jeans atau denim. Maka berbagai koleksi seperti gaun malam atau cocktail dress  cocok untuk kaum hawa.

"Mau pesta bingung enggak punya baju. Kami ciptakan untuk wanita kembali tampil muda dan cantik. Sebagian koleksi juga bisa dipakai untuk wanita yang mengenakan hijab," jelas Malik. (cr1/JPG)


Oleh: Rieska Virdhani/JawaPos.com